Friday, July 30

Mengenal Tentang Darah Implantasi di Awal Kehamilan

Mengenal Tentang Darah Implantasi di Awal Kehamilan

Ketika Anda mencoba untuk hamil, Anda tentu akan merasa sangat bahagia selama dua minggu antara ovulasi dan tes kehamilan di rumah yang menunjukkan positif. Namun bagaimana jika ternyata sang ibu mengeluarkan darah segera setelah tes kehamilan itu positif? Fakta membuktikan bahwa perdarahan yang terjadi pada ibu di awal kehamilan disebut darah implantasi.

Pendarahan implantasi terjadi ketika embrio mulai menempel pada rahim. Pergerakan telur ini dapat menyebabkan sedikit pendarahan atau bercak yang sepenuhnya normal dan tidak memerlukan perawatan medis.

Proses Implantasi Terjadi di Antara Periode Menstruasi

Implantasi sel telur yang telah dibuahi biasanya terjadi sekitar 6 hingga 10 hari setelah pembuahan. Ketika embrio menempel pada dinding rahim, kehamilan dapat terjadi, dan dinding rahim menjadi lebih tebal menjadi tempat yang cocok bagi embrio untuk berkembang menjadi janin.

Setelah implantasi berhasil, tubuh melepaskan hormon yang disebut human chorionic gonadotropin (hCG) yang menghasilkan perubahan dalam tubuh untuk mendukung kehamilan yang sehat. Hormon inilah yang membuat alat tes kehamilan menunjukkan hasil yang positif.

Mengenal Pendarahan Implantasi

Pendarahan implan normal terjadi 6-12 hari setelah pembuahan. Ini ditandai dengan noda darah samar merah muda atau coklat. Hal ini terjadi karena embrio menempel pada dinding rahim dan tidak mengganggu perkembangan embrio.

Pendarahan implantasi termasuk normal, tetapi jika darah menjadi lebih gelap dan semakin deras dari waktu ke waktu, diikuti dengan rasa mulas dan kram yang tidak kunjung hilang, ini mungkin merupakan tanda keguguran. Sebaiknya Anda segera pergi ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Pendarahan implantasi ringan dan dapat berhenti dengan sendirinya tanpa perawatan khusus.

Kapan Pendarahan Implantasi Terjadi?

Ketika embrio ditanamkan ke dalam endometrium, perdarahan implantasi terjadi yang merangsang pembuluh darah kecil yang tersembunyi. Beberapa wanita mungkin mengalami pendarahan ringan, dari keputihan berwarna merah muda atau merah hingga coklat. Pendarahan implantasi semacam ini dapat terjadi lebih awal biasanya sekitar 7 hingga 10 hari setelah pembuahan.

Tanda dan Gejala Pendarahan Implantasi

Pendarahan implantasi dianggap sebagai salah satu gejala awal kehamilan yang mudah dikenali pada ibu. Biasanya, ini dimulai beberapa hari sebelum siklus menstruasi terjadi. Namun, karena pendarahan implan terjadi bersamaan dengan menstruasi, sulit bagi banyak wanita untuk membedakan apakah ini tanda kehamilan atau menstruasi normal.

Ada beberapa tanda ibu mengalami pendarahan implantasi, yaitu kram ringan, pingsan (berbeda dengan kram saat menstruasi normal), perubahan suasana hati, mual, sakit kepala, nyeri punggung bawah, dan nyeri payudara.

Membedakan Pendarahan Implantasi dan Menstruasi

Warna darah implantasi biasa berwarna merah muda hingga coklat tua. Saat menstruasi juga terkadang terdapat gumpalan darah sedangkan hal tersebut tidak terjadi pada pendarahan implantasi. Jumlah darah juga lebih sedikit berupa bercak atau aliran ringan saja. Untuk informasi lanjut mengenai darah implantasi bisa mengunjungi Orami Parenting.